Para Perindu Tahta

Sekelebat angin yang tak terlihat

Membuat pipi terasa terhambat kuat

Kini tak pernah ada tenang yang terjadi

Keriuhan soal harta selalu menemani 

Mereka tidak sadar 

Dan selalu merasa paling benar

Biasanya hanya meminta

Meminta keagungan dunia

Karena tak mereka hanya mengingat perihal harta

Tak sama sekali mengingat dosa

Seakan tak pernah merasa puas

Semua yang lebih rendah mereka hempas

Begitu keras

Hanya uang-uang yang mereka Tuhankan

Selalu saja kehinaan yang mereka lakukan

Ya! Mereka!

Orang-orang yang hanya ingin dimuliakan

Tanpa tahu terimakasih

Mereka selalu menyalahkan Sang Maha Pengasih


by: Alviatul Hasanah

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil