Santri Penulis Berprestasi! Siswi MA Unggulan Nuris Jember Restu Maesha Tuntaskan 16 Kitab dan Bersinar di Dunia Literasi

Buktikan Khatam Kitab dan Prestasi Sastra Bisa Berjalan Bersama

Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi MA Unggulan Nuris Jember. Restu Maesha Puji Wahyuni, siswi kelas XII A, berhasil menuntaskan khatam 16 kitab selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kesungguhan Restu dalam menempuh pendidikan diniyah sekaligus menunjukkan bahwa santri mampu berkembang menjadi pribadi yang unggul dalam berbagai bidang.

Siswi yang akrab disapa Restu ini berasal dari Kencong, Jember. Memiliki hobi membaca dan menulis, ia dikenal sebagai sosok yang aktif mengembangkan kemampuan literasinya. Bahkan dengan gaya khasnya, Restu juga mengaku gemar “check out Shopee”, sebuah kebiasaan yang ia sebut sebagai hiburan sederhana di sela-sela aktivitas belajar yang padat.

Selama belajar di MA Unggulan Nuris Jember dan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Restu berhasil mengkhatamkan 16 kitab, yaitu Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis.

Keberhasilan mengkhatamkan seluruh kitab tersebut bukanlah perjalanan yang mudah. Restu harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menjaga keistiqamahan dalam menghafal lalaran, mengejar target hafalan yang cukup padat, hingga melawan rasa minder ketika melihat kemampuan teman-temannya. Namun, semua tantangan itu justru menjadi motivasi baginya untuk terus berkembang.

Menurut Restu, mengkhatamkan kitab bukan sekadar memenuhi target pendidikan diniyah. Ia ingin memiliki bekal ilmu yang dapat dipertanggungjawabkan ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Baginya, ilmu agama akan menjadi pegangan hidup sekaligus bekal untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi di kemudian hari.

(Baca juga : MA Unggulan Nuris Jember Cetak Generasi Berilmu, Oktafi Sukses Tuntaskan 16 Kitab)

Selain unggul dalam pendidikan diniyah, Restu juga menunjukkan kemampuan luar biasa di bidang literasi dan seni bahasa. Berbagai prestasi berhasil ia raih selama menjadi siswi MA Unggulan Nuris Jember.

Di bidang kepenulisan dan sastra, Restu berhasil meraih Juara 3 Lomba Menulis dan Berpantun tingkat Kabupaten kategori umum. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan kemampuannya dalam merangkai kata dan menyampaikan gagasan melalui karya tulis.

Tidak berhenti di tingkat daerah, Restu juga berhasil menembus kompetisi nasional. Pada Sayembara Penulisan Cerpen tingkat nasional yang digelar pada 22 April 2025, ia berhasil meraih peringkat keempat terbaik. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan literasi santri mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya, pada 29 November 2024, Restu juga sukses menjadi Juara 3 dalam ajang Jember Berpantun tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Rumah Budaya Pendhalungan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember. Kemampuannya dalam melestarikan budaya melalui seni berpantun menjadi nilai tambah yang semakin memperkaya prestasi yang dimilikinya.

Tidak hanya itu, Restu juga pernah meraih Juara Harapan pada lomba baca puisi tingkat internal MA Unggulan Nuris Jember. Capaian tersebut menunjukkan bahwa dirinya memiliki minat yang besar dalam dunia sastra, baik dalam menulis maupun menampilkan karya sastra secara langsung.

Cita-cita Restu pun tidak kalah menarik. Ia ingin menjadi aktor, penulis naskah, sekaligus guru kursus. Pilihan cita-cita tersebut mencerminkan kecintaannya terhadap dunia seni, pendidikan, dan literasi. Kemampuan berbicara, menulis, serta penguasaan ilmu agama yang diperoleh selama mondok menjadi bekal penting untuk mewujudkan impiannya di masa depan.

Bagi Restu, kehidupan sebagai santri memberikan pengalaman yang tidak dapat digantikan oleh cerita siapa pun. Ia meyakini bahwa kenikmatan hidup di pesantren hanya bisa benar-benar dirasakan ketika seseorang menjalaninya secara langsung. Proses belajar, menghafal, berjuang mengejar target, hingga hidup bersama teman-teman dari berbagai daerah menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan kedewasaannya.

Di akhir masa belajarnya, Restu berharap dapat terus merasakan keberkahan ilmu yang telah diperoleh tanpa harus meninggalkan prinsip hidup yang diyakininya. Ia juga bertekad tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) serta menjaga tali silaturahmi dengan para guru, sahabat, dan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Islam Jember maupun MA Unggulan Nuris Jember.

Prestasi yang diraih Restu Maesha Puji Wahyuni menjadi gambaran bahwa pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember tidak hanya melahirkan santri yang menguasai ilmu agama melalui khatam kitab, tetapi juga mampu mencetak generasi yang berprestasi dalam bidang literasi, seni, dan kompetisi akademik. Semangat belajar, konsistensi, serta keberanian menghadapi tantangan menjadi modal utama yang mengantarkan Restu meraih berbagai pencapaian membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi. [LA.Red]

 

Nama             : Restu Maesha Puji Wahyuni

Hobi                : Membaca dan menulis

Cita2               : Aktor, penulis naskah, dan guru kursus

Lembaga        : MA Unggulan Nuris Jember

Kelas Formal : XII A

Prestasi          : Khatam 16 kitab (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis) 

Sumber : pesantrennuris.net

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil