Bahasa jiwa bangsa

Bahasa jiwa bangsa 

Bahasa jiwa bangsa 

Melayu bangsaku

dimana bahasa, dimana lagi bangsa

luas lautan bumi yang subur arina semenangjung emas

dihijab digulung dibungkus oleh awan durjana 

Kafir! Kafir! melanda peranan rahasia

Aku! Aku! terkesan berkualitas


Bahasa jiwa bangsa, bahasa bersejarah

jangan dipindah

Betapa ku tak mampu dimamah, ditelan, dijajah

Siang menemui malam, malam menemui siang

aku ilusi dijiwa menanti masa 

pusaka laksana mutiara bertaburan

bahasa dimulia membuktikan bahasa dihina

adah! pedihnya nusa ternoda


sedang bunga berkembangan dianuti Asia Tenggara

Dimana cinta? dimana lagi cinta? dimana? dimana?

dimana? dimana lagi?

Dimana lagi cinta bangsa di jiwa?


Oleh: Fairus

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil