Langit bercerita tentang malam
Bagaimana ia kuat menemani derai-derai,
keegoisan dan pengharapanyang manusia lontarkan
Padahal ia sudah cukup lelah menanggung bulan dan bintang
Malam bercerita tentang harapan
Bagaimana ia rela melepas sepucuk harapan
Sedangkania keluar dari hati kecil mungil yang
tergores oleh gergaji karatan
Maka harapan bercerita tentang goresan yang
menyakitkan,hanya satu kata "ikhlaskan"
Harapan bukan untuk saling memenjarakan jiwa,
Mengekang rasa, atau mendobrak realita
Akan tetapi untuk saling menaruh rasa rasa tanpa ada kata iba
Bersenandunglah wahai jiwa-jiwa yang diagungkan pemiliknya,
Kembalilah dengan seuntaian harapan yang
kau genggam dengan keikhlasan dan
dengan menyebut namanya arrahmanirrahim