Karya: Clauurin_
Di bawah langit fajar, aku melangkah perlahan,
menatap senyum hangat yang menyapaku diam-diam.
Tanpa kata, jemarinya bergerak lincah,
mengambil sesuatu, lalu menyerahkannya padaku.
Hati ini pun merekah,
seperti bunga yang disiram cahaya pagi.
Dengan napas tertahan, kubuka perlahan,
terpahatlah ukiran indah di atas putih suci.
baca juga : https://maunggulannurisjember.net/article/1186/cahaya-mentari
Dari awal hingga akhir kubaca dengan gemetar,
jiwaku bergetar dalam rasa yang menyatu.
Haru dan bahagia berpadu mesra,
mengalir dalam dadaku tanpa ragu.
Tak kusangka, hari ini akhirnya tiba,
kutemukan jawaban dari sang waktu.
Mimpi lama pun menjelma nyata,
membangun istana megah bersama dirimu.