Termotivasi Pelajari Kitab Ulama Salaf seraya Menikmati Pengabdian dan Kuliah di Pesantren
Pesantren Nuris – Sedari awal nyantri di Pesantren Nuris Jember, Khilfan Muhammad Khabriyan, sudah berhasil mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz. Keinginannya untuk fokus belajar Al Qur’an dan mendalami kajian ulama salaf membuatnya bergeming di pesantren dengan melanjutkan studi sarjana di Ma’had Aly Nurul Islam (Nuris) Jember Takhassus Akidah dan Filsafat Islam.
Bagi Khilfan, sapaan akrab santri cerdas lulusan MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 4, tahun 2025 ini, kuliah bukan sekadar gengsi, tetapi kebutuhan untuk mendalami ilmu dan menyelami pengalaman yang luas. Kesempatan belajar di Ma’had Aly merupakan pilihan tepat sebab ia tak hanya sekadar kuliah, tetapi juga sekaligus berkhidmah demi mempertajam ilmu dan pengalaman tersebut.
“Sejak awal alasan saya kuliah di Ma’had Aly karena ingin lebih mendalami kitab ulama salaf maupun kontemporer, lalu memadukan kemodernan dan tradisi klasik. Hal ini menarik bagi saya apalagi yang mengajar juga ahli di bidangnya.” Tukas mahasantri asal Tegalboto, Sumbersari, Jember ini.
Menjalani kuliah sekaligus khidmah bukan perkara mudah, tetapi Khilfan tetap menjalani semua dengan suka cita. Ia mesti mampu menata waktu seoptimal mungkin setiap harinya sejak terjaga bakda subuh hingga larut malam. Tugas kuliah yang pasti juga menumpuk, bersama juga tugas pesantren dan pendampingan santri juga membutuhkan sentuhan tanggung jawab.
(baca juga: Geliat Literasi Mahasantri Ma’had Aly Nuris Jember dalam Bincang Santai Mahasantri Bersama KH. Qutub Izzidin)
Di Pesantren Nuris Jember, lelaki kelahiran Juli 2006 ini juga diamanahi beberapa tugas strategis di antaranya, staf divisi kebersihan, pengurus NAC (Nuris Aswaja Centre), pengurus santri Pendidikan Tahfiz Kids (PTK), dan pengajar kelas diniyah setiap harinya.
Meski terbilang cukup kelabakan, Khilfan tetap berupaya memprogram apa yang akan dikerjakan setiap harinya mulai dari geliat hobi menulis, mempersiapkan kajian rutin, pendampingan santri di asrama, hingga tugas kuliah. Baginya, jika semua dijalani dengan sabar dan penuh cinta, semua akan berjalan dengan lancar. Apalagi Nuris baginya adalah rumah kedua dan para guru merupakan pengganti orang tuanya di rumah.
“Harapannya dan rencana ke depan, sebenarnya tak banyak, hanya fokus memaksimalkan pengabdian dan menyelesaikan kuliah dengan nilai terbaik. Semoga selalu diberi keberkahan dan ilmu yang bermanfaat.” Tutupnya.[AF.Red]
Nama : Khilfan Muhammad Khabriyan
Alamat : Tegalboto Sumbersari Jember
Lembaga : MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 4, tahun 2025
Kuliah : Ma’had Aly Nuris Jember, S-1 Akidah dan Filsafat Islam
Sumber : pesantrennuris.net